Senin, 04 Maret 2019

Resume: Chapter 5 Infrastruktur TI dan Perkembangan Teknologi



RESUME CHAPTER 5 : INFRASTRUKTUR TI DAN PERKEMBANGAN TEKNOLOGI

Mata Kuliah  :  Sistem Informasi Manajmenen
Dosen             :   Dr. Yanuar Restianto, SE, M.Acc, AK
Mahasiswa     :  Tri Subagyo ( C1C017092 )
Topik              :   Infrastruktur TI dan Pengembangan Teknologi

5.1 Infrastruktur TI
 Infrasturktur TI (Teknologi Informasi) suatu perusahaan menyediakan fondasi untuk melayani pelanggan, bekerja dengan para pemasok, dan mengelola proses bisnis internal perusahaan. Suatu infrasturktur TI terdiri atas serangkaian perangkat fisik dan aplikasi perangkat lunak yang diperlukan untuk mengoperasikan perusahaan. Namun, infrastuktur TI juga merupakan rangkaian dari layanan keseluruhan perusahaan yang dianggarkan oleh manajemen serta terdiri atas kapabilitas manusia dan teknis.
Evolusi infrastruktur TI
Ada lima tahap dalam evolusi TI, masing-masing mewakili konfigurasi yang berbeda dari daya komputasi dan elemen infrastruktur yaitu.
·         Era Mainframe/komputer mini (1959 - hingga sekarang)
·         Era Personal Computer (1981 - sekarang)
·         Era Klien/server (1983 - sekarang)
·         Era server pusat perusahaan (1992 - sekarang)
·         Era Cloud Computing (2000 - sekarang)
Pendorong perubahan infrastruktur TI yaitu.
·    Hukum moore yang mengubah ukuran transistor dan komponen lain menjadi ukuran yang berkali kali lebih kecil karena biaya yang dikeluarkan perusahaan terus meningkat.
·       Hukum media penyimpanan digital berkapasitas besar
·    Hukum metclife dan ekonomi jaringan, Robert Metcalf-penemu tekonologi Ethernet local area network mengklaim sejak tahun 1970 nilai dan kemampuan jaringan telah bertumbuh dengan pesat seiring bertambahnya jumlah pengguna jaringan tersebut. 
·     Penurunan Biaya Komunikasi dan Internet, Akibat semakin menurunnya biaya komunikasi yang hampir mendekati nilai 0 (gratis), penggunaan fasilitas komunikasi dan komputasi ikut membludak. Hal ini harus di iringi dengan perluasan dan peningkatan kemampuan jaringan internet dan  jaringan klien/server, PC klien, serta perangkat ponsel.
·   Pengaruh Standar dan Jaringan, Standar teknologi merupakan pesifikasi yang digunakan untuk membangun kompatibilitas sebuah produk dan kemampuan komunikasi suatu jaringan. Infrastruktur dan jaringan intetnet untuk kegiatan komputasi tidak akan dapat dioperasikan tanpa persetujuan antara pihak perusahaan dengan pelanggan yang tersebar luas dalam hal standar tekonologi.
Beberapa Standar Penting Dalam Komputasi
·      American Standard Code for Information Interchange (ASCII) (1958)
·      Common Business Oriented Language (COBOL) (1959)
·      Unix (1969 - 1975)
·      Transmission Control Protocol/Internet Protocol (TCP/IP) (1974)
·      Ethernet (1973)
·      PC buatan IBM/Microsoft/Intel (1981)
·      World Wide Web (1989 - 1993)

5.2  KOMPONEN INFRASTRUKTUR
Pada saat ini infrastruktur TI terdiri atas 7 komponen utama. Komponen-komponen tersebut mewakili investasi yang dilakukan perusahaan yang harus dikoordinasikan satu sama lain untuk menciptakan infrastruktur yang saling menunjang bagi perusahaan tersebut.

1.      Platform Perangkat Keras Komputer
Pasar perangkat keras komputer menjadi semakin terkonsentrasi pada perusahaan-perusahaan papan atas seperti IBM, HP, Dell, dan Sun Microsystems, serta 3 produsen chip terkemuka Intel, AMD, dan IBM. Kalangan industry secara bersama-sama menyepakati Intel sebagai prosesor standar untuk kegiatan komputasi bisnis, dengan pengecualian utama di pasar server yang dipegang oleh Unix dan Linux. Mainframe belum menghilang. Mainframe terus digunakan untuk menangani dan mengamankan volume transaksi berskala besar, untuk menganalisis data berkapasitas besar, serta menangani beban kerja yang besar di perusahaan pusat cloud computing.

2.      Platform Sistem Operasi
Microsoft Windows server meliputi 35 persen pasar sistem operasi pada server, 65 persen sisanya menggunakan sistem operasi Unix ataupun Linux. Microsoft windows server mampu menyediakan sistem operasi dan layanan jaringan bagi seluruh perusahaan serta mendukung perusahaan dalam mencari infrasruktur TI berbasis windows. Unix dan Linux dapat diukur sklalanya, andal dan jauh lebih murah ketimbang sistem operasi mainframe.
Ditingkat klien, 90 persen PC menggunakan sistem opersi Microsoft Windows untuk mengelola berbagai sumberbdan aktivitas pada komputer. Chrome OS menyediakan sistem operasi yang ringkas dengan penggunaan program melalui internet dan diakses melalui browser Google Chrome tidak disimpat dalam PC. Android adalah sistem yang dikembangkan oleh android dan dibeli oleh Google yang merupakan platform perangkat seluler yang dapat diupgrade.

3.      Aplikasi Perangkat Lunak Perusahaan
Penyedia perangkat lunak aplikasi perusahaaan terbesar adalah SAP dan Oracle, juga ada perangkat lunak middleware yang dipasok oleh vendor BEA untuk mencapai integrasi perusahaan dengan menghubungkan sistem aplikasi perusahaan yang ada. Microsoft berusaha bergerak dalam pasar ini yang berfokus padausaha kecil dan menengah yang belum memiliki aplikasi perusahaan.

4.      Pengelolaan dan Penyimpanan Data
Perangkat lunak manajemen basis data perusahaan bertanggungjawab untuk mengatur dan mengelola data perusahaan sehongga dapat diakses dan digunakan secara efisien. Penyedia perangkat lunak basis data terkemuka adalah IBM DB2, Oracle, SQL Server, Sybase, MySQL, EMC, Apache, dan Hadoop.

5.        Jaringan atau Telekomunikasi
Perusahaan menghabiskan $100 miliar setahun untuk jaringan dan perangkat keras telekomunikasi dan $700 miliar untuk layanan jaringan. penyedia perangkat keras jarinagan antara lain Windows Server, Linux, Unix, Novell, Cisco, Alcatel-Lucent, Nortel, dan AT&T,Verizon.

6.      Platform Internet
Revolusi Internet menciptakan ledakan yang benar di komputer server, dengan banyak perusahaan mengumpulkan ribuan server kecil untuk menjalankan operasi internet mereka. Sejak itu ada dorongan kuat menuju konsolidsi server, mengurangi jumlah komputer serverdengan meningkatkan ukuran dan kekuatan masing-masing. Pasar server perangkat keras internet semakin terkonsentrasi di tangan IBM, Dell, dan HP/Compaq, karena harga telah turun secara dramatis.

7.         Layanan Integrasi Konsultasi dan Sistem
Menerapkan infrastruktur baru memerlukan perubahan signifikan dalam proses dan prosedur bisnis, pelatihan dan pendidikan, dan integrase perangkat lunak. Integrasi perangkat lunak berarti memastikan infrastruktur baru bekerja dengan sistem lama perusahaan dan memastikan elemen-elemen baru dari infrastruktur tersebut bekerja satu sama lain. Dalam hal ini terkadang perusahaan tidak memilii staf yang diperlukan untuk memelihara infrastruktur ini, maka diperlukan konsultan dalam pemeliharaan ini.

5.3   TREN PLATFORM PERANGKAT KERAS TERKINI
     Melonjaknya kemampuan perangkat keras komputer dan teknologi jaringan, telah mengubah secara dramatis bagaimana organisasi bisnis mengatur kemampuan komputasi, serta pengalokasiannya pada jaringan dan perangkat telepon genggam. Perhatikan 8 tren perngkat keras:

1.      Platform Digital Mobile
Platform komputasi digital mobile yang baru telah berkembang menjadi alternative bagi penggunaan PC dan komputer lainnya yang berukuran lebih besar. Sudah banyak smartphone seperti iphone dan android telah mengadopsi banyak fungsi yang sebelumnya hanya terdapat pada PC. Smartphone dan komputer tablet menjadi begitu penting dalam mengakses internet. Perangkat-perangkat tersebut semakin banyak digunakan untuk tujuan komputasi organisasi bisnis seperti aplikasi pelanggan
.
2.      Konsumerisasi dari  IT dan Byod
Kemudahan dalam penggunaan serta rangkaian aplikasi yang kaya manfaat yang dimiliki smartphone dan komputer tablet telah menciptakan ketertarikan yang mendasar untuk mengizinkan karyawan menggunakan perangkat ponsel mereka di tempat kerja, sebuah fenomena yang disebut “ bring your own device” BYOD. BYOD adalah salah satu aspek dari konsumerisasi TI, dimana teknologi informasi baru yang pertama kali berkembang di pasar konsumen mulai menyebar memasuki organisasi bisnis. Konsumerisasi TI tidak hanya termasuk perangkat mobile probadi, namun juga layanan perangkat lunakyang digunakan organisasi bisnis seperti, mesin pencarian Google dan Yahoo, Gmail, Google Apps, Dropbox.

3.      Komputasi Jaringan
Komputasi jaringan melibatkan pengkoneksian berbagai komputer yang berada pada lokasi geografis yang berjauhan ke dalam jaringan tunggaluntuk menciptakan superkomputer virtual dengan mengkombinasikan seluruh daya komputasi komputer-komputer tersebut pada sebuah jaringan. komputasi jaringan memerlukan program perangkat lunak dan koneksi internet berkecepatan tinggi untuk mengatur dan mengalokasikan sumberdaya pada jaringan.

4.      Virtualisasi
Virtualisasi adalah proses penyajian serangkaian sumberdaya komputasi sehingga mereka dapat diakses tanpa terbatas oleh fisik dan geografis. Virtualisasi memampukan sumber daya tunggal untuk ditampilkan kepada pengguna seolah-olah menjadi berjumlah tertentu. Virtualisasi membantu organisasi dalam memaksimalkan penggunaan peralatan, menghemat ruang penyimpanan pada pusat data dan penggunaan energi.

5.      Cloud Computing
Cloud computing adalah sebuah model komputasi dimana aktivitas pemrosesan, penyimpanan, perangkat lunak, dan layanan lainnya disediakan layaknya sumber virtual terpadu pada suatu jaringan yang umumnya adalah internet. Sumberdaya komputasi tersebut dapat diakses dari perangkat apapun dan dimanapun yang terhubung. Cloud computing terdiri dari 3 layanan:
a.       Infrastruktur cloud computing sebagai layanan
b.      Platform cloud computing sebagai layanan
c.       Perangkat lunak cloud computing sebagai layanan

6.      Green Computing
Green computing mengacu pada praktik dan teknologi dalam merancang, memproduksi, menggunakan, dan menempatkan komputer, server, beserta perangkat bawaannya seperti monitor, printer, harddisk, serta perangkat jaringan dan telekomunikasi lainnya untuk meminimalisasi dampak bagi lingkungan. Mengurangi konsumsi listrik pada komputer adalah teknologi prioritas yang sangat membantu green computing.

7.      Prosesor Hemat Energi Dengan Kinerja Prima
Penggunaan prosesor yang hemat energy dan lebih efisien merupakan cara lain dalam mengurangi kebutuhan listrik dan kegagalan perangkat keras. Prosesor multicore adalah sirkuit terintegrasi dimana dua atau lebih inti prosesor dilekatkan untuk menunjang performa, menghemat listrik, serta memproses beberapa pekerjaan sekaligus dengan lebih efisien.
8.      
      Komputasi Otonom
Komputasi otonom adalah upaya kalangan industry untuk menciptakan sistem yang dapat mengonfigurasi, mengoptimalkan, dan menyesuaikan dirinya sendiri, memperbaiki dirinya sendiri ketika mengalami masalah, serta melindungi dirinya sendiri ketika ada penyusup yang ingin masuk dan menghancurkan dirinya sendiri.

5.4 Evolusi platform perangkat lunak kontemporer
  • Linux dan perangkat lunak open source
  • Perangkat Lunak untuk Web: Java, HTML, dan HTML5
  • Layanan web dan arsitektur berorientasi layanan
  • Layanan alih daya perangkat lunak dan cloud service
Software Open Source
Software open source adalah perangkat lunak yang dihasilkan oleh sekelompok pemrogram lepas di seluruh dunia. Software open source dapat digunakan secara gratis dan pengguna dapat memodifikasinya. SOftware open source terkenal diantaranya Linux,  server Web HTTP, Mozilla Firefox, serta Open Office.
Linux
Linux diciptakan oleh pemrogram asal Irlandia bernama Linus Torvalds, dan pertama kali diperkenalkan di Internet pada tahun 1991. Bamgkitnya software open source terutama linux dan aplikasi pendukung lainnya memberikan dampak mendalam bagi platform perangkat lunak banyak perusahaan. Penghematan biaya, keandalan, dan ketahanan, serta integrasi, karena linux mampu beroperasi pada berbagai platform perangkat keras dari mainframe, server bahkan klien.
Perangkat Lunak untuk Web: Java, HTML, dan HTML5
Java adalah sistem operasi dan prosesor yang berdiri sendiri, serta bahasa pemrograman berorientasi objek yang menjadi pemimpin dalam pengembangan Web yang interaktif. Java diciptakan oleh James Gosling dan Green Team di laboratorium Sun Microsystem pada tahun 1992. Perangkat Lunak Java dirancang untuk dapat beroperasi di seluruh jenis komputer dan perangkatnya, tanpa memandang jenis mikroprosesor maupun sistem operasi yang digunakan. Perangkat Lunak pengembang Java dapat menciptakan program kecil (Applet) yang dapat ditempelkan pada laman Wet, diunduh untuk dijalankan pada browser web. Pada level perusahaan Java digunakan untuk aplikasi e-business dan e-commerce yang lebih rumit yang memerlukan komunikasi dengan administrator sistem pemrosesan transaksi.
HTML dan HTML5
Hypertext Markup Language adalah bahasa pemrograman yang digunakan untuk mendefinisikan laman web guna menentukan bagaimana tulisan, gambar, video, dan suara ditempatkan pada laman web, serta untuk menciptakan link–link dinamis ke objek maupun web lainnya. Aplikasi plug in pihak ketiga diperlukan untuk mengintegrasikan media-media yang kaya ini dengan laman web yang tentu aja akan membebani pemrosesan komputer. HTML5 yang merupakan evolusi dari HTML memberikan solusi menempelkan gambar, audio, dan video tanpa perlu membebani prosesor.
Layanan web dan arsitektur berorientasi layanan
Layanan web mengacu pada rangkaian komponen perangkat lunak yang melakukan pertukaran informasi satu sama lain dengan menggunakan bahasa dan standar komunikasi web yang bersifat universal. Layanan web tidak bergantung pada suatu sistem operasi maupun bahasa pemrograman dan aplikasi yang berbeda-beda dapat saling berkomunikasi tanpa perlu membuang waktu untuk menyesuaikan kode pemrograman. Dasar teknologi dari layanan web adalah xml yang dikembangkan pada tahun 1996 oleh World Wide Web Consortium sebagai bahasa pemrograman yang tangguh dan fleksibel, melebihi HTML untuk laman web.
Layanan Alih daya perangkat lunak dan cloud service
Perangkat lunak terpadu yaitu rangkaian program perangkat lunak yang telah ditulis sebelumnya untuk tujuan komersial, untuk memudahkan perusahaan tanpa harus menulis ulang program dengan fungsi-fungsi tertentu, seperti proses penggajian dan penanganan pessanan.  Alih daya perangkat lunak memungkinkan perusahaan untuk mengontrak perangkat lunak yang telah dikembangkan sesuai dengan kebutuhan perusahaannya atau merawat sistem warisan yng telah ada melalui pihak luar, yang sering kali beroperasi di luar negeri di wilayah-wilayyah dengan tingkat gaji rendah di seluruh dunia.
Perangkat dan layanan perangkat lunak berbasis cloud computing
Perangkat lunak berbasis cloud computing dan data yang digunakannyya tersimpan pda server andal pda sebuah pusat pengolahan data berskala besar, serta dapat diakses melaaalui koneki internet dan browser web standar
Mashups dan apps
Pengguna pribadi maupun perusahaan menggabungkan dan menyesuaikan perangkat lunak tersebut untuk menciptakan aplikasi yang sesuai dengan kebutuhan mereka, serta untuk mendistribusikan informasi kepada pihak-pihak lain. Aplikasi perangkat lunak yang dihasilkan dengan cara ini disebut mashups. Dasar pemikirannya adalah mengumpulkan sumber sumber yang berbeda dan menghasilkan karya yang lebih hebat daripada keseluruhan aplikasi yang berdiri sendiri. Sebagai conntoh , ZipRealty menggunakan Google Maps dan data yang disediakan oleh penyedia basis dat real estate Zillow.com untuk menampilkan layanan yang lengkap di bidang real estate untuk setiap kode pos yang dicari pelanggan. Apps adalah bagian kecil dari perangkat lunak yang dijalankan pada internet, komputer anda maupun tablet atau ponsel anda yang umumnya dikirimkan lewat internet.

5.5 Isu Manajemen
Menciptakan infrastruktur TI yang koheren memiliki tantangan. Diantaranya:
1.      Berhubungan dengan Perubahan Platform dan Infrastruktur
Perusahaan harus tetap fleksibel ketika berinvestasi dalam infrastuktur. Skalabilitas ( scalability) mengacu pada kemampuan sebuah computer, produk, ataupun system dalam memberikan jangkauan pelayanan kepada banyak pengguna tanpa mengalami hambatan. Perusahaan yang menggunakan platform komputasi memerlukan kebijakan dan prosedur baru untuk platform tersebut.
2.      Manajemen dan tata kelola (Governance)
       Setiap organisasi perlu untuk memeroleh jawaban sesuai kebutuhannya mengenai pembagian pertanggung jawaban setiap divisi dan departemen, kontrol dan kelola TI, hubungan pusat manajemen sistem informasi dengan manjemen sistem informasi unit bisnis, alokasi biaya infrastruktur.
3.      Melakukan Investasi Infrastruktur secara Bijak
Infrastruktur TI merupakan bidang penting dalam investasi syuatu perusahaan. Membeli dan mengeloala komponen infrastruktur atau menyewa, harus perlu di evaluasi secara hati-hati oleh setiap perusahaan.
4.      Biaya Total Kepemilikan Aset Teknologi
Biaya total kepemilkan (total cost of ownership-TCO) dapat digunakan untuk menganalisi biaya langsung dan tidak langsung yang perlu dikeluarkan perusahaan untuk mengimplementasikan teknologi tertentu. Biaya untuk memiliki sumber teknologi diantaranya: biaya perolehan dan instalasi perangkat keras dan perangkat lunak, pemeliharaan, dukungan teknis, pelatihan dsb.
5.      Model Daya Kompetitif Infrastruktur TI
·           Permintaan pasar tehadap layanan yang disediakan perusahaan
·           Strategi bisnis perusahaan
·           Strategi, infrastruktur, dan biaya teknologi (TI) perusahaan
·           Penilaian teknoligi informasi
·           Layanan dari perusahaan pesaing
·           Investasi Infrastruktur TI yang dilakukan perusahaan pesaing

References

Laudon, K. C. (2012). Management Information System (Vol. Twelfth Edition). New york: Managing The Digital Firm.





Tidak ada komentar:

Posting Komentar